Pengertian dan Penjelasan Tentang Respirasi Manusia

Pengertian dan Penjelasan Tentang Respirasi Manusia


Respirasi Manusia
            Pernahkan kalian memperhatikan perbedaan kecepatan bernafas saat kalian setelah berlari dan sebelum berlari, pasti berbeda bukan? Hal tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor yang mempengaruhi laju respirasi manusia. Untuk mengetahui berbagai hal mengenai respirasi pada manusia mari kita baca artikel ini selengkapnya.

Pengertian Respirasi
Bernafas atau respirasi dapat didefinisikan sebagai proses menghirup oksigen dari luar tubuh yang dimana oksigen tersebut sebagai salah satu komponen penting dalam proses metabolisme yang menghasilkan energi, air dan karbondioksida. Dimana karbondioksida dan uang air tersebut akan dikeluarkan melalui rongga hidung atau mulut. Pada manusia terdapat 3 proses respirasi yakni:
  1. Respirasi eksternal : proses pertukaran oksigen dengan karbondioksida yang terjadi di alveolus pada paru-paru.
  2. Respirasi internal : Proses pengikatan oksigen oleh pembuluh kapiler dan pelepasan karbondioksida dari jaringan ke pembuluh vena.
  3. Respirasi sel : reaksi oksidasi dam reduksi yang terjadi di dalam organel sel dimana oksigen dan glukosa akan diproses untuk menghasilkan energi.

Macam-Macam Pernafasan
  1. Mekanisme inspirasi pernafasan dada : otot antar tulang dada berkontaksiàtulang dada terangkatàrongga dada membesaràparu-paru mengembangàtekanan udara menurunàudara kaya oksigen masuk ke paru-paru.
  2. Mekanisme ekspirasi pernafasan dada : otot antar tulang rusuk berelaksasiàtulang dada turunàrongga dada mengecilàudara kaya karbondioksida keluar dari paru-paru.
  3. Mekanisme inspirasi pernafasan perut : otot diafragma berkontraksiàrongga dada membesaràparu-paru mengembangàtekanan udara di paru-paru mengecilàudara kaya oksigen masuk.
  4. Mekanisme ekspirasi pernafasan perut : otot diafragma berelaksasiàrongga dada mengecilàparu-paru mengempisàtekanan udara di paru-paru membesaràudara kaya karbondioksida keluar.

Organ Pernafasan



  1. Rongga hidung : rongga hidung adalah tempat pertama masuknya oksigen kedalam tubuh manusia. Pada rongga hidung terdapat beberapa organ yakni rambut hidung yang berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran yang masuk Bersama oksigen dan kelenjar lendir yang berfungsi untuk menyaring debu yang masih lolos dari penyaringan rambut hidung.
  2. Faring : Faring merupakan organ yang berbentuk seperti pipa yang berfungsi sebagai tempat lewatnya udara menuju ke laring. Faring memiliki 2 cabang yakni saluran pernafasan(nasofaring), saluran pencernaan (orofaring) dan faring bawah(hipofaring).
  3. Laring : laring ada organ pernafasan yang memisahkan faring dengan trakea ata batang tenggorokan. Laring memiliki kemampuan untuk menghasilkan suara karena pada laring terdapat pita suara dan terdapat epiglotis yang berfungsi untuk mencegah makanan masuk ke saluran pernafasan. Fakta menarik yang harus kalian ketahui adalah peristiwa tersedak terjadi Ketika makanan/minuman tidak sengaja masuk ke saluran pernafasan.
  4. Trakea : trakea adalah saluran yang berfungsi untuk menghubungkan laring dengan bronkus.
  1. Bronkus : brokus adalah cabang dari trakea yang terletak setelah trakea, bronkus sendiri berfungsi untuk menyaring udara dan bakteri sebelum masuk ke paru-paru.
  2. Bronkiolus : bronkiolus adalah percabangan lanjutan dari bronkus yang berfungsi untuk mengatur kapasitas masuk dan keluar udara pada paru-paru.
  3. Alveolus : Alveolus adalah gelembung-gelembung udara yang terletak di bagian dinding paru-paru yang merupakan tempat terjadinya pernafasan eksternal.


Penyakit pada Sistem Pernafasan
  1. Asma : penyakit yang terjadi akibat penyempitan bronkus dan bronkiolus yang menyebabkan kurangnya pasokan udara yang masuk dan keluar dari paru-paru. Penyakit asma ini adalah penyakit yang dapat diturunkan secara genetic.
  2. Bronchitis : penyakit infeksi pada bronkus yang terjadi akibat infeksi bakteri.
  3. Pneumonia : penyakit radang pada alveolus yang disebabkan oleh bakteri, virus atau jamur.
  4. TBC : penyakit yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosa.
  5. Kanker paru-paru : kanker paru-paru terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal yang menyerang sel di paru-paru tersebut. Hal ini bisa disebabkan oleh paparan polusi dan zat radioaktif.
  6. Mimisan : kejadian mimisan dapat disebabkan oleh robeknya pembuluh darah pada rongga hidung yang menyebabkan darah keluar dari rongga hidung.