Penjelasan Tentang Overthinking Serta Dampak dan Penyebabnya

Penjelasan Tentang Overthinking Serta Dampak dan Penyebabnya



Definisi Overthinking
              Overthinking merupakan istilah yang biasa digunakan jika seseorang berfikir terlalu berlebihan mengenai suatu kejadian atau objek tertentu. Berbeda dengan orang yang kritis, orang yang overthinking biasanya berfikir terlalu berlebihan tentang sesuatu yang terbilang masalah sepele. Fenomena overthinking ini biasa menyerang manusia pada usia-usia produktif dikarenakan pada usia produktif tersebut manusia cenderung memiliki sikap yang selalu membandingkan diri dengan orang lain. Pada dasarnya overthinking ini tidak baik untuk kesehatan mental dan fisik manusia dikarenakan berdampak langsung ke pikiran.

Penyebab Overthinking
              Ada beberapa faktor yang menyebabkan manusia mengalami overthinking. Penyebab utamanya adalah kebiasaan manusia untuk membandingkan diri dengan orang lain. Hal ini sebenarnya merupakan suatu yang positif jika tidak dilakukan secara berlebihan, pada dasarnya membandingkan diri sendiri dengan orang lain merupakan suatu cara untuk memotivasi diri untuk terus berkembang, namun seperti kata pepatah “hal dilakukan secara berlebihan tentu bukan merupakan sesuatu yang baik” begitu pula dengan masalah ini. Hal yang biasanya membuat manusia overthinking yang kedua ialah sifat perfeksionis. Perfeksionis adalah keyakinan seseorang untuk mencapai kesempurnaan secara materi maupun non materi, tentu saja ini merupakan suatu yang bisa dibilang positif juga tetapi perlu diingat untuk selalu berfikir secara realistis mengenai hal tersebut. Karena overthinking pada dasarnya bukan merupakan sesuatu yang baik maka pasti dapat menimbulkan beberapa masalah. Berikut ini merupakan masalah yang dapat ditimbulkan akibat overthinking.

Dampak dan Cara Mengatasi Overthinking
              Kebiasaan overthinking dapat mengakibatkan manusia mengalami stress karenakebiasaan tersebut. Kondisi pikiran yang stress dapat mengakibatkan beberapa masalah serius yakni cepat merasa lelah, mual, pusing dan bahkan menyebabkan detak jantung yang tidak beraturan dikarenakan stress membuat sistem saraf pusat yakni otak bekerja terlalu berat. Selain stress overthinking juga bisa membuat sesorang susah tidur atau yang biasa disebut insomnia, hal ini terjadi ketika otak dipaksa terus berfikir dan mengakibatkan kekawatiran yang berlebihan. Jika tubuh manusia tidak mendapat cukup waktu untuk beristirahat akan berdampak pada kurangnya energi untuk menjalankan aktivitas. Untuk mengatasi kebiasaan overthinking tersebut cara yang dapat dilakukan yakni dengan cara mencoba untuk membuat anda melupakan sejenak masalah-masalah yang anda pikirkan yakni dengan cara berekreasi, berlibur dan jika tidak memungkinkan untuk melakukan kedua hal terebut anda dapat menjalankan hobi anda dan mendengarkan music, karena terbukti dapat secara alami melepaskan hormon dopamine yang menyebabkan rasa senang. Jika kebiasaan overthinking anda sampai menyebabkan masalah yang serius maka tidak ada salahnya untuk dikonsultasikan kepada psikolog.